Sabtu, 25 Desember 2010

Cara mengkritik yang baik

Berikut kutipan dari buku Ibnu Khaldun : Sang Mahaguru ( hal58 )

“Wasiat Ali, karramallahu wajha :

Jika kalian mendengar berita, maka pikirkanlah berita itu dengan nalar orang yang memikirkan akibat-akibatnya. Bukan dengan nalar orang yang menerimanya secara harfiah, karena para penyampai informasi itu banyak, sedangkan para kritikusnya sangat sedikit.

Sepertinya nasihat diatas perlu direnungkan secara mendalam oleh para pengamat apapun di negeri ini. Jikalau ingin mengkritisi sesuatu hal, baik pemikiran, ucapan maupun tindakan seseorang atau sekelompok orang, perlu difikirkan akibatnya. Disamping itu, data atau fakta pendukung perlu dipersiapkan, supaya tidak menjurus ke debat kusir yang berkepanjangan.

Kenapa debat yang tidak berakhir sering disebut dengan debat kusir ya ?

Artikel Yang Berhubungan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar